Lompat ke isi utama

Berita

Supervisi & Monitoring, Bawaslu Jatim Pastikan Kinerja Jajaran Tetap Optimal

jpg

Anggota Bawaslu Jawa Timur Nur Elya Anggraini saat supervisi di Kantor Bawaslu Kabupaten Bangkalan 

BANGKALAN - Bawaslu Provinsi Jawa Timur melaksanakan supervisi dan monitoring di Kantor Bawaslu Kabupaten Bangkalan sebagai langkah penguatan kinerja dan konsolidasi kelembagaan jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota, Senin (13/4/26). 

Kegiatan ini dipimpin oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Nur Elya Anggraini. Supervisi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan berjalan optimal di tengah berbagai tantangan, termasuk dampak krisis global.

“Supervisi ini penting untuk memastikan seluruh jajaran Bawaslu tetap bekerja optimal dan responsif terhadap dinamika yang ada, termasuk pengaruh kondisi global,” ujar Nur Elya Anggraini.

Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya pembaruan data Barang Milik Negara (BMN) sebagai bagian dari upaya sinkronisasi dan penertiban administrasi aset.

“Update BMN harus menjadi perhatian bersama, karena ini berkaitan langsung dengan tertib administrasi dan akuntabilitas lembaga,” tegasnya.

Selain itu, Nur Elya juga melakukan pengecekan langsung terhadap setiap divisi untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas dan fungsi telah dijalankan.

Dalam aspek penguatan kelembagaan, ia turut menyoroti rencana pembentukan Pokja Kekerasan Seksual yang akan diperkuat melalui kegiatan daring dengan menghadirkan narasumber kompeten.

“Kami akan mendorong penguatan kapasitas jajaran, termasuk melalui pembentukan Pokja Kekerasan Seksual dan kegiatan peningkatan pemahaman secara daring,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia memberikan ruang bagi Bawaslu Kabupaten/Kota untuk berinovasi dengan merefleksikan tema-tema besar atas pilot project yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Silakan dikembangkan kembali inovasi yang pernah dilakukan. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan program dan penguatan kelembagaan,” ujarnya.

Di sisi lain, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian, khususnya bagi pengelola keuangan.

“Saya berharap pengelola keuangan dapat mengikuti sertifikasi agar profesionalitas dan akuntabilitas semakin meningkat,” pungkasnya.

Penulis : Humas Bawaslu Kabupaten Bangkalan