Lompat ke isi utama

Berita

HUT Ke-18 Bawaslu RI, Ketua Bawaslu Bangkalan Harapkan Pengawasan Semakin Profesional dan Berintegritas

jpg

Ketua Bawaslu Bangkalan Ahmad Mustain Saleh saat menyampaikan materi konsolidasi demokrasi bersama para awak media 

BANGKALAN – Momentum HUT ke-18 Bawaslu RI yang mengusung tema “Meneguhkan Demokrasi” menjadi ajang refleksi bagi seluruh jajaran Bawaslu RI, termasuk di tingkat daerah, untuk terus memperkuat komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh, menyampaikan bahwa usia ke-18 Bawaslu merupakan tonggak penting dalam perjalanan lembaga pengawas pemilu untuk semakin matang dan profesional dalam menjalankan tugas pengawasan.

Menurut Ahmad Mustain Saleh, tema Meneguhkan Demokrasi memiliki makna mendalam, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan demokrasi yang semakin kompleks, baik dari sisi regulasi, teknologi, maupun partisipasi masyarakat.

“Momentum HUT ke-18 ini harus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Bawaslu untuk terus meningkatkan profesionalitas, menjaga integritas, serta memperkuat komitmen dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan adil,” ujarnya.

Ia juga berharap, di usia yang semakin dewasa ini, Bawaslu mampu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam memanfaatkan teknologi informasi sebagai instrumen pengawasan yang efektif dan efisien. Menurutnya, penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi akan menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pemilu dan pemilihan di masa mendatang.

Selain itu, Ahmad Mustain Saleh menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu agar mampu menjalankan tugas pengawasan secara maksimal dan responsif terhadap berbagai potensi pelanggaran pemilu.

Tidak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Bawaslu dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, serta masyarakat. Menurutnya, peneguhan demokrasi tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan peran aktif semua pihak.

“Demokrasi yang kuat tidak hanya bergantung pada lembaga pengawas, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawal setiap proses demokrasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ahmad Mustain Saleh berharap momentum HUT ke-18 Bawaslu RI dapat menjadi refleksi bersama untuk terus menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu. Kepercayaan publik, menurutnya, merupakan modal utama dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas dan bermartabat.

Dengan semangat Meneguhkan Demokrasi, ia optimistis seluruh jajaran Bawaslu, khususnya di Kabupaten Bangkalan, akan terus berkomitmen dalam menjalankan tugas pengawasan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Indonesia.

Penulis : Humas Bawaslu Kabupaten Bangkalan