Dukung Pengembangan Akademik, Bawaslu Bangkalan Penuhi Kebutuhan Informasi Penelitian Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
|
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh, memberikan keterangan dan informasi kepemiluan kepada mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam rangka mendukung penelitian tugas akhir, Kamis (4/6/2026).
Permohonan informasi tersebut diajukan oleh Saiful Wahyuni, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang tengah melakukan penelitian dengan judul “Studi Kasus Pemilihan Presiden Tahun 2024 di Desa Kanegarah, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan.” Kegiatan pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting.
Dalam kesempatan tersebut, Saiful Wahyuni mengajukan sejumlah pertanyaan terkait peran Bawaslu Kabupaten Bangkalan dalam menjalankan fungsi pengawasan serta penanganan pelanggaran yang terjadi selama tahapan Pemilihan Presiden Tahun 2024 di Desa Kanegarah, Kecamatan Konang.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ahmad Mustain Saleh menjelaskan secara umum mekanisme pengawasan yang dilaksanakan oleh Bawaslu, mulai dari upaya pencegahan, pengawasan tahapan pemilu, hingga proses penanganan pelanggaran yang bersumber dari temuan maupun laporan masyarakat.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan Bawaslu tidak hanya berlangsung pada saat hari pemungutan suara. Jauh sebelum pelaksanaan pemilu, Bawaslu telah melakukan berbagai langkah mitigasi guna memetakan potensi kerawanan yang dapat memengaruhi kualitas penyelenggaraan pemilu.
“Bawaslu menyusun Indeks Kerawanan Pemilu sebagai instrumen untuk mengidentifikasi wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, sedang, maupun rendah. Melalui pemetaan tersebut, Bawaslu dapat menentukan strategi pengawasan dan langkah pencegahan yang lebih efektif,” jelas Ahmad Mustain Saleh.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemetaan kerawanan menjadi bagian penting dalam upaya meminimalisir potensi pelanggaran maupun sengketa yang dapat terjadi selama proses pemilu berlangsung. Dengan adanya deteksi dini terhadap berbagai potensi kerawanan, Bawaslu dapat mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan pemenuhan informasi ini merupakan wujud komitmen Bawaslu Kabupaten Bangkalan dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta pengembangan kajian akademik di bidang demokrasi dan kepemiluan. Melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi, diharapkan dapat lahir berbagai penelitian yang mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan sistem demokrasi dan pengawasan pemilu di Indonesia.
Penulis : Humas Bawaslu Kabupaten Bangkalan