Lompat ke isi utama

Berita

Dari Peserta Jadi Penggerak, 36 Kader P2P Bangkalan Siap Kawal Pemilu 2029

jpg

Ahmad Mustain Saleh ketua Bawaslu Kabupaten Bangkalan (kiri) saat memberikan materi terhadap peserta P2P secara daring, Sabtu (26/9/26). 

Bawaslu Kabupaten Bangkalan menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) secara daring, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini diikuti 36 peserta yang dipersiapkan menjadi penggerak pengawasan Pemilu di tengah masyarakat menjelang Pemilu 2029.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh, mendorong para peserta P2P untuk menjadi pionir dalam menggerakkan pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kader pengawas partisipatif memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan Pemilu.

Ia berharap para kader tidak hanya memahami materi pengawasan, tetapi juga mampu membangun kolaborasi dengan berbagai kelompok masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu 2029.

“Pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai mitra strategis. Karena itu, kami berharap peserta P2P dapat menjadi pionir yang menggerakkan masyarakat untuk ikut mengawasi Pemilu,” ujarnya.

Ahmad Mustain menambahkan, keberadaan kader pengawas partisipatif diharapkan mampu memperluas jangkauan pengawasan melalui keterlibatan komunitas, organisasi masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan berbagai elemen lainnya.

Menurutnya, kader pengawas partisipatif perlu berkembang dari sekadar memahami fungsi pengawasan menjadi individu yang mampu bergerak dan menggerakkan masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membangun jaringan, memperkuat kolaborasi, serta memberdayakan komunitas di lingkungan masing-masing.

Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, Bawaslu Kabupaten Bangkalan berharap lahir kader-kader pengawasan yang aktif, berintegritas, dan mampu menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mengawal setiap tahapan Pemilu.

Dengan keterlibatan masyarakat yang semakin luas, pengawasan Pemilu diharapkan tidak hanya berjalan secara kelembagaan, tetapi juga tumbuh menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Pemilu 2029 yang demokratis, jujur, dan berintegritas.

Penulis : Humas Bawaslu Kabupaten Bangkalan