Konsolidasi Demokrasi di Bangkalan, Nur Elya Anggraini Temui Mahasiswa FH UTM Bahas Penegakan Hukum Pemilu
|
Bangkalan – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangkalan kembali menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama kelompok masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan bersama mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (FH UTM) dengan tema “Penegakan Hukum Pemilu” yang berlangsung di Poskopi Telang, Senin (13/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Nur Ellya Anggraini, yang memberikan penguatan terkait pentingnya pemahaman hukum pemilu bagi kalangan mahasiswa sebagai bagian dari elemen strategis dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dalam penyampaiannya, Nur Ellya menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menjaga demokrasi melalui pemahaman terhadap regulasi kepemiluan serta keterlibatan aktif dalam pengawasan partisipatif.
“Mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menjaga demokrasi. Pemahaman terhadap penegakan hukum pemilu menjadi penting agar mahasiswa tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mampu menjadi pengawas partisipatif yang kritis dan berintegritas,” ujar Nur Ellya Anggraini.
Ia juga menambahkan bahwa penegakan hukum pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.
“Penegakan hukum pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat, termasuk mahasiswa, agar setiap tahapan pemilu dapat berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” tambahnya.
Bawaslu Kabupaten Bangkalan secara konsisten melaksanakan program Konsolidasi Demokrasi dengan menemui kelompok masyarakat secara rutin setiap bulan. Tercatat, sebanyak 42 kelompok masyarakat di 42 lokasi berbeda menjadi sasaran kegiatan diskusi yang membahas berbagai tema terkait Pemilu dan Pemilihan. Sejak pelaksanaan konsolidasi yang dimulai pada bulan Januari hingga Maret 2026, kegiatan tersebut telah terlaksana sebanyak 126 kali pertemuan.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Bawaslu Kabupaten Bangkalan dalam membangun kesadaran dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Diskusi yang dilakukan secara langsung dengan berbagai kelompok masyarakat diharapkan menjadi modal besar dalam mewujudkan pengawasan partisipatif masyarakat menjelang Pemilu Tahun 2029.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Bangkalan berharap mahasiswa dan masyarakat luas semakin memahami pentingnya penegakan hukum pemilu, serta turut berperan aktif dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi di Indonesia.
Penulis : Humas Bawaslu Kabupaten Bangkalan