Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bangkalan Buka Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Secara Daring

jpg

Malikul Amin saat menyampaikan materi terhadap jajaran 

Bangkalan – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangkalan kembali membuka program Pendidikan Pengawasan Partisipatif yang dilaksanakan secara daring. Program ini menjadi salah satu upaya Bawaslu dalam mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.

Pendaftaran Pendidikan Pengawasan Partisipatif dibuka hingga 6 Mei 2026. Melalui program ini, Bawaslu Bangkalan mengajak masyarakat untuk turut serta menjadi bagian dari pengawas pemilu partisipatif.

Kurikulum pendidikan dirancang dengan metode pembelajaran audio visual serta e-modul yang memudahkan peserta dalam memahami materi pengawasan pemilu. Program ini akan merekrut sebanyak 34 peserta dengan tetap memperhatikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

Pengampu Pendidikan Pengawasan Partisipatif tingkat Kabupaten Bangkalan, Malikul Amin, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu.

“Melalui pendidikan ini, kami berharap dapat melahirkan kader-kader pengawas partisipatif yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga kualitas demokrasi yang jujur dan berintegritas, khususnya di Kabupaten Bangkalan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa peserta yang terpilih diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing serta menyebarluaskan nilai-nilai pengawasan partisipatif kepada masyarakat luas. 

Dengan adanya program ini, Bawaslu Bangkalan optimistis partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu akan semakin meningkat dan berdampak positif terhadap kualitas demokrasi di daerah.

Penulis : Humas Bawaslu Kabupaten Bangkalan