Bersama Media dan NGO, Bawaslu Bangkalan Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif
|
Bawaslu Kabupaten Bangkalan kembali menggelar sosialiasai pengawasan pemilu partisipatif. Sosilaisai dengan tema optimalisasi peran media dan masyarakat dalam menyukseskan pengawasan pemilu serentak tahun 2024 di Bangkalan bertempat di Hotel Mercure Surabaya (14-15/11/22).
Peserta dalam kegiatan tersebut terdiri dari para media di Bangkalan, NGO, ormas dan alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif bentukan Bawaslu. Harapanya dengan adanya kegiatan tersebut mampu memberikan pendidikan politik dangan tujuan ikut serta mengawal demokrasi di Bangkalan.
Ketua Bawaslu Bangkalan Ahmad Mustain Saleh menuturkan, kegiatan pengawasan pemilu partisipatif merupakan agenda besar Bawaslu dalam menyongsong pemilu tahun 2024.
"Keterlibata masyarakat secara umum dalam proses pengawasan pemilu merupakan perintah undang-undang. Kami menyadari suksenya pemilu tidak terlepas dari keterlibatan semua pihak, bukan hanya Penyelenggara pemilu saja melainkan masyarakat juga dituntut untuk ikut serta secara bersama-sama menjaga sistem demokrasi ini," jelasnya.
Pasalnya, pemilu tahun 2024 ini merupakan instrumen untuk memilih pemimpin dan perwakilan di perlemen. Mereka yang terpilih nantinya yang akan menentukan arah kebijakan bangsa ini.
Hal senada juga disampaikan oleh Abdul Aziz anggota Bawaslu Bangkalan. Dia berharap insan Pers, NGO dan ormas yang menjadi peserta dalam kegiatan sosialisasi tersebut mampu menyampaikan dan memberikan edukasi politik kepada masyarakat secara umum.
"Media memiliki peranan penting untuk memberitakan pendidikan politik menjelang pemilu tahun 2024. Karena media mampu menembus semua lapisan masyarakat diera digital ini. Begitu juga dengan NGO dan ormas dengan kelompoknya," ungkapnya.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut menghadirkan empat narasumber. Diantaranya Dr. Abdul Chalik, Pengamat pemilu dari UINSA, Machmud Suharmono Ketua Mappilu Jawa Timur, Alimas Haris praktisi NGO Bangkalan dan Agus Sugianto Zain Kadis Kominfo Bangkalan.